<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tren tiktok 2023 &#8211; Nata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://nataindonesia.com/tag/tren-tiktok-2023/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<description>Narasi Kita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Sep 2023 21:30:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/nata-indonesia-32x32.png</url>
	<title>Tren tiktok 2023 &#8211; Nata Indonesia</title>
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tiktok Buka Suara Tanggapi Larangan Pemerintah</title>
		<link>https://nataindonesia.com/tiktok-buka-suara-tanggapi-larangan-pemerintah/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/tiktok-buka-suara-tanggapi-larangan-pemerintah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2023 00:00:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[Tiktok Shop]]></category>
		<category><![CDATA[Tren tiktok 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=4623</guid>

					<description><![CDATA[Nata Indonesia &#8211; Media sosial Tiktok akhirnya angkat bicara setelah ramai digadang-gadang sebagi penyebab kelumpuhan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nata Indonesia</strong> &#8211; Media sosial Tiktok akhirnya angkat bicara setelah ramai digadang-gadang sebagi penyebab kelumpuhan UMKM, misal seperti ramai diberitakan kondisi pasar tradisional Tanah Abang di Jakarta. Banyak pedagang di sana mengalami penurunan oset yang sangat anjlok, bahkan juga sudah banyak yang memilih tutup.</p>
<p>Para pedagang di Pasar Tanah Abang kehilangan pelanggannya. Hal itu digadang-gadang konsumen sudah banyak beralih bertransaksi atau membeli produk melalui sosial media. Terutama media sosial Tiktok yang juga menyediakan social commers (Tiktok Shop) dengan harga yang jauh lebih murah.</p>
<p>Berdasar alasan di atas, Pemerintah Indonesia kemudian memastikan akan merevisi Permendag No 50 Tahun 2020 tentang Ketentuan Perizinan Usaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik. Pemerintah juga menegaskan bahwa sosial media akan dilarang menjalankan dwifungsi, Media sosial-sekaligus e-comers.</p>
<p>Secara sederhana, sosial media akan dilarang menjadi tempat berjualan tapi hanya cukup menjadi tempat promosi.</p>
<p>&#8220;Social commerce itu hanya boleh memfasilitasi promosi barang atau jasa, tidak boleh transaksi langsung, bayar langsung gak boleh dia hanya boleh promosi seperti televisi. TV kan iklan boleh, tapi tv kan enggak bisa terima [duit], dia semacam platform digital, tugasnya mempromosikan,&#8221; kata Meteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) kepada Media.</p>
<p>Zulhan menegaskan, media sosial juga tidak diperbolehkan menjadi produsen. Aturan tersebut juga mengatur soal produk impor, misalnya dimasukkan dalam positive lift. Kemudian produk impor juga diwajibkan mengantongi sertifikasi halal untuk makanan serta BPOM bagi produk kecantikan, dan produk elektronik juga harus memiliki standard. Selain itu transaksi produk impor dari e-commerce minimal senilai US$100.</p>
<p>Akhirnya pihak TikTok Indonesia menanggapi teguran pemerintah itu. Dikutip CNBC Indonesia, Juru bicara Tiktok meminta kejelasan akan hadiran peraturan tersebut.</p>
<p>&#8220;Sejak diumumkan hari ini, kami menerima banyak keluhan dari penjual lokal yang meminta kejelasan terhadap peraturan yang baru,&#8221; kata Tiktok Indonesia spokeperson dalam keterangannya Senin (25/9/2023).</p>
<p>&#8220;Perlu kami tegaskan kembali bahwa social commerce lahir sebagai solusi bagi masalah nyata yang dihadapi UMKM untuk membantu mereka berkolaborasi dengan kreator lokal guna meningkatkan traffic ke toko online mereka&#8221;.</p>
<p>Ia meminta pemerintah bisa mempertimbangkan kembali dampak pada jutaan penjual lokal dan kreator affiliate yang menggunakan Tiktok Shop.</p>
<p>&#8220;Kami akan tetap menghormati hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia, namun kami juga berharap pemerintah mempertimbangkan dampak terhadap penghidupan 6 juta penjual lokal dan hampir 7 juta kreator affiliate yang menggunakan TikTok Shop,&#8221; jelas Tiktok Indonesia spokeperson. (red)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/tiktok-buka-suara-tanggapi-larangan-pemerintah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tren Tiktok 2023 Akan ada Fitur Offline, Medsos Penguasa Pemasaran</title>
		<link>https://nataindonesia.com/tren-tiktok-2023-akan-ada-fitur-offline-medsos-penguasa-pemasaran/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/tren-tiktok-2023-akan-ada-fitur-offline-medsos-penguasa-pemasaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Dec 2022 06:48:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Fitur Tiktok Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Medsos 2023]]></category>
		<category><![CDATA[Tren tiktok 2023]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=2609</guid>

					<description><![CDATA[Nata Indonesia &#8211; Tren Tiktok 2023 dipredikasi akan menjadi penguasa jejaring media sosial pemasaran. Tiktok...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nata Indonesia</strong> &#8211; Tren Tiktok 2023 dipredikasi akan menjadi penguasa jejaring media sosial pemasaran. Tiktok pada tahun 2022 telah sukses menjadi jejaring sosial nomor satu untuk pemasaran. Mereka telah melakukan banyak inovasi yang berhasil menarik banyak orang di dunia untuk menggunakannya. Tren Tiktok 2023 diprediksi semakin menggila.</p>
<p>Tren Tiktok 2023 diprediksi akan semakin berjaya menyalip berbagai media sosial yang lain. Banyak fitur baru yang diluncurkan pada tahun 2022 menunjukkan bahwa TikTok menginginkan lebih dari sekadar menjadi jaringan media sosial nomor satu bagi pemasar. Platform tersebut ingin menjadi jaringan media sosial nomor satu secara umum.</p>
<p>TikTok, yang telah lama dikenal karena inovasinya -format video segar yang terinspirasi oleh Meta Reels dan YouTube Shorts- telah merilis setidaknya 7 fitur baru tahun ini, yang terinspirasi langsung oleh saluran media sosial lainnya. Tentun peluang Tiktok 2023 akan semakin besar untuk menguasai jejaring media sosial periklanan.</p>
<p><strong>Berikut daftar fitur Tren Tiktok 2023 yang telah diadopsi dari Medsos lain yang sudah dirilis oleh tiktok sepanjang 2022:</strong></p>
<p>Berikut tren Tiktok 2023 dengan beberapa fitur yang diperbaru dari tahun sebelumnya atau tahun 2022 ini:</p>
<p>September 2022: TikTok Now (tiruan dari BeReal)</p>
<p>Oktober 2022: Mode Foto (klon Carousel)</p>
<p>Juli 2022: Cerita TikTok (klon IG Stories)</p>
<p>Maret 2022: Search Ads (tiruan Google Search Ads; dalam pengujian beta)</p>
<p>Oktober 2022: Musik TikTok (kompetisi Spotify; hanya digoda)</p>
<p>Februari 2022: video 10 menit (kompetisi YouTube)</p>
<h2>Kemitraan Tiktok 2023</h2>
<p>Fitur-fitur baru ini, selain kemitraan dengan Linktree , Shopify, dan Woocommerce, dan spekulasi aplikasi podcast , menunjukkan bahwa TikTok sedang dalam perjalanan untuk menjadi &#8220;aplikasi super 2023”.</p>
<p>Aplikasi super adalah aplikasi lengkap yang mencakup media sosial, perpesanan, layanan digital, sistem pembayaran, dan pada dasarnya semua hal lain yang biasanya dapat Anda lakukan di internet.</p>
<h3>Tren Tiktok 2023 ada Fitur Offline</h3>
<p>Dikutip dari Hootsuite, TikTok 2023 juga akan memasuki dunia offline. Perusahaan China tersebut dikabarkan akan membangun pusat pemenuhan di Seattle dan Los Angeles untuk bersaing dengan Amazon di bisnis e-commerce.</p>
<p>Tetapi apakah semua taruhan besar ini akan terbayar? Semua indikasi menunjukkan bahwa kesuksesan dijamin dalam banyak kasus.</p>
<p>Saat TikTok mengembangkan basis penggunanya (memiliki 1.023 miliar pengguna aktif pada Q3 2022 — dan terus bertambah), aplikasi ini juga tetap konsisten di puncak untuk waktu yang dihabiskan di sana dan sentimen positif secara keseluruhan.</p>
<h4>Tiktok Sebagai Social Media trens 2023</h4>
<p>Pengguna menghabiskan 95 menit sehari di TikTok (peringkat pertama). Mereka menghabiskan total 23,6 jam sebulan di TikTok (peringkat pertama). 78,6% pengguna internet menggunakan TikTok untuk mencari konten lucu atau menghibur (peringkat pertama).</p>
<p>Selain itu, minat pada Iklan TikTok (indikator minat bisnis yang baik di platform) naik 1.125% sejak 2020, menurut Google Trends.</p>
<p>Pendapatan iklan TikTok tumbuh sangat cepat sehingga akan menyusul YouTube pada tahun 2024. Bahkan jika Google dan Meta masih menjadi pemimpin yang jelas dalam hal periklanan digital, ini merupakan pencapaian yang cukup terhormat untuk sebuah perusahaan media sosial internasional.</p>
<p>Apa artinya semua ini bagi perusahaan? Singkatnya, jika perusahaan Anda belum ada di TikTok pada 2023, itu pertanda Anda harus segera masuk ke sana. (nata)</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/tren-tiktok-2023-akan-ada-fitur-offline-medsos-penguasa-pemasaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
