<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Rumah Presiden Korea Selatan Digerebek &#8211; Nata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://nataindonesia.com/tag/rumah-presiden-korea-selatan-digerebek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<description>Narasi Kita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Jan 2025 07:37:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/nata-indonesia-32x32.png</url>
	<title>Rumah Presiden Korea Selatan Digerebek &#8211; Nata Indonesia</title>
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Akhir Nasib Presiden Korea Selatan: Yoon Suk Yeol Ditangkap atas Tuduhan Pemberontakan</title>
		<link>https://nataindonesia.com/akhir-nasib-presiden-korea-selatan-yoon-suk-yeol-ditangkap-atas-tuduhan-pemberontakan/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/akhir-nasib-presiden-korea-selatan-yoon-suk-yeol-ditangkap-atas-tuduhan-pemberontakan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 07:37:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Drakor lenyap]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan Bubar]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden korsel ditangkap]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Presiden Korea Selatan Digerebek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=6354</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com • Jakarta, 15 Januari 2025 &#8211; Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, ditangkap oleh...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> • Jakarta, 15 Januari 2025 &#8211; Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, ditangkap oleh pihak berwenang pada Rabu pagi. Penangkapan ini terjadi setelah Yoon menghadapi tuduhan pemberontakan dan penyalahgunaan kekuasaan terkait pemberlakuan darurat militer pada awal Desember lalu.</p>
<p>Yoon Suk Yeol, yang telah dimakzulkan oleh Majelis Nasional Korea Selatan pada 14 Desember 2024, menjadi presiden pertama dalam sejarah negara tersebut yang ditangkap selama masa jabatannya. Penangkapan ini dilakukan setelah ratusan penyidik dan polisi mengepung kediamannya di pusat kota Seoul.</p>
<p>Dalam pesan video yang direkam sebelumnya, Yoon menyatakan bahwa ia memutuskan untuk menyerahkan diri guna menghindari pertumpahan darah yang tidak diinginkan, meskipun ia mempertanyakan legalitas penyelidikan terhadap dirinya. Kendati demikian Yoon menentang atas penangkapan pada dirinya, jika terbukti bersalah, Yoon dapat menghadapi hukuman mati atau penjara seumur hidup.</p>
<figure id="attachment_6355" aria-describedby="caption-attachment-6355" style="width: 1007px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-6355" src="https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Screenshot_20250115-1429042.png" alt="" width="1007" height="610" srcset="https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Screenshot_20250115-1429042.png 1007w, https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Screenshot_20250115-1429042-768x465.png 768w" sizes="(max-width: 1007px) 100vw, 1007px" /><figcaption id="caption-attachment-6355" class="wp-caption-text">Foto: Ribuan aparat yang berada disekitar lokasi penangkapan Yoon Suk Yeol Presiden Korea Selatan.</figcaption></figure>
<p>&#8220;Ketika saya melihat mereka menerobos masuk ke area keamanan menggunakan peralatan pemadam kebakaran hari ini, saya memutuskan untuk menanggapi penyelidikan CIO (Komisi Antikorupsi Korea Selatan), meskipun itu adalah penyelidikan ilegal, untuk mencegah pertumpahan darah yang tidak menyenangkan,&#8221; kata Yoon dilansir dari tempo, rabu (15/01/2025).</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-6356" src="https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Screenshot_20250115-1428342.png" alt="" width="1080" height="841" srcset="https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Screenshot_20250115-1428342.png 1080w, https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2025/01/Screenshot_20250115-1428342-768x598.png 768w" sizes="(max-width: 1080px) 100vw, 1080px" /></p>
<p>Penangkapan ini menandai akhir dari drama panjang yang melibatkan upaya penangkapan Yoon selama berminggu-minggu, yang sempat dihalangi oleh pendukung setianya dan anggota Dinas Keamanan Presiden (PSS).</p>
<p>Yoon akan diinterogasi selama 48 jam, setelahnya pihak berwenang mengajukan surat perintah untuk melakukan penahanan terhadap Yoon hingga 20 hari atau membebaskan Yoon.</p>
<p>(Red/Bhr).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/akhir-nasib-presiden-korea-selatan-yoon-suk-yeol-ditangkap-atas-tuduhan-pemberontakan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gawat! Rumah Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Digrebek</title>
		<link>https://nataindonesia.com/gawat-rumah-presiden-korea-selatan-yoon-suk-yeol-digrebek/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/gawat-rumah-presiden-korea-selatan-yoon-suk-yeol-digrebek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Jan 2025 10:02:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Darura Militer Korea Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Drakor lenyap]]></category>
		<category><![CDATA[Korea Selatan Terancam Bubar]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Korea Selatan Jadi Buronan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Presiden Korea Selatan Digerebek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=6150</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com • Jakarta, 3 Januari 2025 &#8211; Pada pagi hari ini, penyidik dari Badan Anti...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> • Jakarta, 3 Januari 2025 &#8211; Pada pagi hari ini, penyidik dari Badan Anti Korupsi Korea Selatan (CIO) bersama dengan polisi dan unit investigasi Kementerian Pertahanan, melakukan penggerebekan di kediaman Presiden Yoon Suk Yeol. Penggerebekan ini dilakukan untuk melaksanakan surat perintah penangkapan terkait tuduhan pemberontakan dan penyalahgunaan kekuasaan saat Yoon memberlakukan status darurat militer pada 3 Desember 2024.</p>
<p>Presiden Yoon yang telah dimakzulkan menghadapi penangkapan setelah mengabaikan tiga panggilan untuk hadir dan diinterogasi oleh penyidik, penggerebekan ini diwarnai dengan pengamanan ketat dan barikade dari pendukung Yoon yang mencoba menghalangi penyidik. Jika Yoon ditangkap akan dibawa ke kantor pusat CIO di Gwacheon untuk diinterogasi sebelum ditahan di Pusat Penahanan Seoul, CIO memiliki waktu 48 jam untuk mengajukan surat perintah penahanan resmi atau membebaskannya.</p>
<p>Dikutip dari AFP para pejabat dan polisi Korea Selatan memasuki rumah Presiden Yoon Suk Yeol, mereka memburu Yoon guna dibawa ke kantor penyidikan Gwacheon dekat Seoul untuk diinterogasi. &#8220;Eksekusi surat perintah penangkapan untuk Presiden Yoon Suk Yeol telah dimulai,&#8221; kata CIO, Jum&#8217;at (03/01/2024).</p>
<p>Proses penggerebekan dimulai sekitar pukul 07.21 waktu setempat, ketika itu tim penyidik tiba di depan kediaman Presiden Yoon di Hannam-dong, Yongsan-gu, Seoul. Mereka dihadang oleh barikade keamanan yang ketat, namun berhasil memasuki halaman rumah sekitar pukul 08.02 waktu setempat.</p>
<p>Presiden Yoon Suk Yeol telah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik, sehingga surat perintah penangkapan dikeluarkan pada 31 Desember 2024. Jika ditangkap, Yoon akan diinterogasi sebelum ditahan selama 48 jam oleh CIO.</p>
<p>Situasi di sekitar kediaman Presiden Yoon saat ini dijaga ketat oleh sekitar 2.700 personel polisi dari 45 unit anti huru hara untuk menjaga ketertiban, mengingat ribuan pendukung Yoon juga berkumpul di dekat kediamannya untuk menentang penangkapannya sejak Kamis 2 Januari kamarin, sedangkan demonstran anti Yoon juga berdatangan.</p>
<p><em>Yonhap</em> melaporkan pejabat CIO mendapat kesulitan saat sedang melakukan penyelidikan terhadap Yoon, meraka dihalangi oleh militer saat masuk ke komplek tersebut.</p>
<p>&#8220;dihalangi oleh satuan militer di dalam,&#8221; Imbuh pejabat CIO.</p>
<p>Berdasarkan surat perintah penangkapan Yoon Suk Yeol, ia dapat ditahan hingga 48 jam kemudian penyidik perlu melakukan interogasi. Saat ini Presiden Yoon terancam hukuman pidana penjara, bahkan ia juga bisa dijatuhkan hukuman mati.</p>
<p>(Red/R).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/gawat-rumah-presiden-korea-selatan-yoon-suk-yeol-digrebek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
