<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Harga gas LPG 3 Kg &#8211; Nata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://nataindonesia.com/tag/harga-gas-lpg-3-kg/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<description>Narasi Kita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Feb 2025 10:03:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/nata-indonesia-32x32.png</url>
	<title>Harga gas LPG 3 Kg &#8211; Nata Indonesia</title>
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Politisi PDIP Sumenep Hosnan Abrori Imbau tidak Ada Penimbunan Gas LPG 3 Kg: Kami Tindak Tegas</title>
		<link>https://nataindonesia.com/politisi-pdip-sumenep-hosnan-abrori-imbau-tidak-ada-penimbunan-gas-lpg-3-kg-kami-tindak-tegas/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/politisi-pdip-sumenep-hosnan-abrori-imbau-tidak-ada-penimbunan-gas-lpg-3-kg-kami-tindak-tegas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 10:03:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[Harga gas LPG 3 Kg]]></category>
		<category><![CDATA[Hosnan Abrari]]></category>
		<category><![CDATA[Politisi PDIP Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=6690</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonssia.com &#8211; Politisi Partai Demokrasi Indonesi (PDI) Perjuangan Kabupaten Sumenep Hosnan Abrari mengimbau, para pengusaha...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonssia.com</strong> &#8211; Politisi Partai Demokrasi Indonesi (PDI) Perjuangan Kabupaten Sumenep Hosnan Abrari mengimbau, para pengusaha di Kota Keris tidak menimbun <a href="https://nataindonesia.com/keras-mentri-bahlil-disemprot-warga-di-tanggerang-lantaran-lpg-3kg/">gas LGP 3 Kg</a> yang sangat dibutuhkan masyarakat.</p>
<p>Semula pemerintah pusat mengeluarkan <a href="https://nataindonesia.com/toko-kelontong-pengecer-tak-bisa-lagi-jual-gas-lpg-3-kg/">kebijakan mengenai penyaluran gas LPG 3 Kg</a> yang tidak boleh dijual kepada pengecer atau toko kecil. Hal itu menimbulkan reaksi kritik dari masyarakat. Bahkan sebagian wilayah di Indonesia mulai ada kelangkaan.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Hosnan yang kini menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep mengatakan, sebenarnya kebijakan pemerintah sangat baik yakni untuk memastikan distribusi gas LPG 3 Kg tepat sasaran dan harga stabil sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah.</p>
<p>Kendati demikian, sambung Hosnan, kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat disinyalir terburu-buru tanpa melihat kondisi di bawah. &#8220;Mungkin saja mereka terburu-buru karena memang ada temuan gas LPG 3 Kg dijual di atas HET, hal itu merugikan masyarakat dan pemerintah sebenarnya ingin mencegah oknum yang bermain harga itu,&#8221; jelas Hosnan.</p>
<p>Hosnan mengatakan, khusus Kabupaten Sumenep jangan sampai ada penimbunan gas LPG 3 Kg dengan memanfaatkan kondisi yang kini meresahkan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Saya berharap para pangkalan yang sudah ada atau para pengusaha gas LPG 3 Kg yang sudah berjalan di Sumenep tidak melakukan penimbunan, tolong itu kebutuhan masyarakat. Kita sebagai pelayan rakyat akan memantau dengan tegas jika ada yang bermain-main,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Putra Kepulauan Sumenep ini menegaskan, pihaknya bakal terus memantau perkembangan pendistribusian gas LPG 3 Kg di Kabupaten Sumenep guna tetap tersalur dengan lancar kepada masyarakat.</p>
<p>&#8220;Terbaru sudah pernyataan resmi dari Presiden Prabowo bahwa kini toko-toko kecil tetap bisa menjadi pengecer Gas LPG 3 Kg, jadi jangan sampai ada penimbunan karena itu bisa menimbulkan permainan harga di atas HET,&#8221; pungkas Hosnan. <strong>(Red/BRi)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/politisi-pdip-sumenep-hosnan-abrori-imbau-tidak-ada-penimbunan-gas-lpg-3-kg-kami-tindak-tegas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Toko Kelontong Pengecer Tak Bisa Lagi Jual Gas LPG 3 Kg</title>
		<link>https://nataindonesia.com/toko-kelontong-pengecer-tak-bisa-lagi-jual-gas-lpg-3-kg/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/toko-kelontong-pengecer-tak-bisa-lagi-jual-gas-lpg-3-kg/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jan 2025 13:59:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Harga gas LPG 3 Kg]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijakan Gas bersubsidi]]></category>
		<category><![CDATA[Pangkalan gas LPG 3 Kg]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=6646</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com • Jakarta– Mulai 1 Februari 2025, toko kelontong atau toko kecil tidak bisa lagi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> • Jakarta– Mulai 1 Februari 2025, toko kelontong atau toko kecil tidak bisa lagi menjual LPG 3 kilogram (kg). Hal ini berdasar kebijakan baru yang disampaikan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung.</p>
<p>Kebijakan tersebut menjelaskan bahwa gas LGP 3 kg tidak akan didistribusikan lagi kepada toko kelontong yang biasa menjadi pengecer gas LPG 3 kg.</p>
<p>Kendati demikian, toko kelontong masih memiliki peluang untuk menjual gas LPG 3 kg dengan mengubah statusnya dari pengecer menjadi pangkalan LPG 3 kg resmi dari Pertamina.</p>
<p>Yuliot mengatakan bahwa pengecer gas elpiji (LPG) 3 kg wajib mendaftarkan diri untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg resmi Pertamina. Langkah ini diambil, sambungnya, untuk memastikan distribusi LPG 3 kg lebih tepat sasaran dan menekan potensi penyimpangan.</p>
<p>&#8220;Jadi, pengecer kita jadikan pangkalan. Mereka harus mendaftarkan nomor induk perusahaan terlebih dahulu,&#8221; ujar Yuliot di Jakarta, Jumat (31/01/2025).</p>
<p>Pengecer dapat mendaftarkan diri melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Setelah mendapatkan NIB, mereka dapat mengajukan diri untuk menjadi pangkalan LPG 3 kg resmi ke Pertamina, proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring di seluruh Indonesia.</p>
<p>Pemerintah juga mempersiapkan masa transisi selama 1 bulan untuk mengubah pengecer menjadi pangkalan. Dengan demikian, pada Maret 2025, pemerintah menargetkan penghapusan pengecer LPG 3 kg.</p>
<p>&#8220;Kalau pengecer menjadi pangkalan, justru mata rantai untuk mereka lebih pendek. Tambahan itu (pengecer), itu yang kami hindari,&#8221; tambah Yuliot</p>
<p>Dengan perubahan ini, masyarakat yang membutuhkan LPG 3 kg harus membelinya langsung di pangkalan resmi Pertamina. Cara membeli LPG 3 kg di pangkalan dapat dilakukan dengan menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP).</p>
<p>&#8220;Akan tercatat secara digital melalui aplikasi Merchant Apps Pertamina (MAP),&#8221; ujar Heppy Wulansari, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga.</p>
<p>Pangkalan resmi LPG 3 kg Pertamina dapat dikenali dari papan nama atau spanduk yang menyatakan mereka adalah pangkalan resmi dan tertera harga jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah di masing-masing wilayah.</p>
<p>Masyarakat juga dapat mencari pangkalan terdekat dengan mengakses link https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau menghubungi kanal informasi Pertamina melalui call center di nomor 135. <strong>(Red/Bhr).</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/toko-kelontong-pengecer-tak-bisa-lagi-jual-gas-lpg-3-kg/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
