<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Citra polri &#8211; Nata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://nataindonesia.com/tag/citra-polri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<description>Narasi Kita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 18 Mar 2025 11:26:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/nata-indonesia-32x32.png</url>
	<title>Citra polri &#8211; Nata Indonesia</title>
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>TNI Sebut Wilayah Sabung Ayam di Lampung Sebagai &#8216;Texas&#8217;</title>
		<link>https://nataindonesia.com/tni-sebut-wilayah-sabung-ayam-di-lampung-sebagai-texas/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/tni-sebut-wilayah-sabung-ayam-di-lampung-sebagai-texas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 11:22:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Citra polri]]></category>
		<category><![CDATA[Doktrin perang TNI]]></category>
		<category><![CDATA[kasus polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Panglima TNI]]></category>
		<category><![CDATA[TNI]]></category>
		<category><![CDATA[TNI Tembak Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=6998</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com • Jakarta, 18 Maret 2025 – Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) II Sriwijaya, Kolonel...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> • Jakarta, 18 Maret 2025 – Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) II Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, mengungkapkan bahwa lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Negara Batin, Lampung, dikenal sebagai wilayah dengan tingkat kriminalitas tinggi. Dalam keterangannya, Kolonel Eko menyebut area tersebut sebagai &#8216;Texas,&#8217; merujuk pada citra kawasan yang penuh aksi kriminal dan peredaran barang ilegal.</p>
<p>&#8220;Kita tahu bahwa lokasi sabung ayam ini bisa dikatakan sebagai wilayah hitam, tempat maraknya kejahatan,&#8221; ujar Kolonel Eko dalam konferensi pers pada Selasa (18/3/2025).</p>
<p>Ia juga menambahkan bahwa kawasan tersebut telah lama menjadi pusat peredaran senjata api ilegal, yang menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat setempat.</p>
<p>Terkait insiden penembakan yang menewaskan tiga anggota kepolisian saat penggerebekan di lokasi tersebut, Kolonel Eko menegaskan bahwa investigasi masih berlangsung untuk memastikan keterlibatan pihak-pihak terkait, termasuk dugaan keterlibatan anggota TNI.</p>
<p>&#8220;Kami masih mendalami semua aspek kasus ini, termasuk motif dan kronologi lengkapnya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Kolonel Eko juga menegaskan komitmen Kodam II Sriwijaya untuk menindak tegas setiap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh anggotanya.</p>
<p>&#8220;Kami tidak akan mentolerir tindakan yang melanggar hukum dan meresahkan masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Insiden ini telah memicu perhatian luas, baik dari masyarakat maupun pihak berwenang, yang menyerukan langkah tegas untuk mengatasi kriminalitas di wilayah tersebut.</p>
<p>(Red/Bhr).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/tni-sebut-wilayah-sabung-ayam-di-lampung-sebagai-texas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penangkapan Anggota TNI Pelaku Penembakan 3 Polisi di Lampung</title>
		<link>https://nataindonesia.com/penangkapan-anggota-tni-pelaku-penembakan-3-polisi-di-lampung/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/penangkapan-anggota-tni-pelaku-penembakan-3-polisi-di-lampung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2025 10:59:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Citra polri]]></category>
		<category><![CDATA[Doktrin perang TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Panglima TNI]]></category>
		<category><![CDATA[TNI Tembak Polisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=6993</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com • Jakarta, 18 Maret 2025 &#8211; Dua anggota TNI yang diduga terlibat dalam penembakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> • Jakarta, 18 Maret 2025 &#8211; Dua anggota TNI yang diduga terlibat dalam penembakan tiga anggota polisi di Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, telah berhasil ditangkap. Insiden tragis ini terjadi pada Senin (17/3/2025) saat ketiga polisi tersebut sedang melakukan penggerebekan di arena judi sabung ayam yang diduga dimiliki oleh salah satu pelaku.</p>
<p>Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, mengonfirmasi bahwa kedua pelaku, Peltu Lubis dan Kopka Basarsyah, telah menyerahkan diri dan kini ditahan di Denpom Lampung untuk menjalani proses investigasi lebih lanjut.</p>
<figure id="attachment_6995" aria-describedby="caption-attachment-6995" style="width: 1105px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-6995" src="https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2025/03/kapendam.jpg" alt="" width="1105" height="720" srcset="https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2025/03/kapendam.jpg 1105w, https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2025/03/kapendam-768x500.jpg 768w" sizes="(max-width: 1105px) 100vw, 1105px" /><figcaption id="caption-attachment-6995" class="wp-caption-text">Kapendam II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar</figcaption></figure>
<hr />
<p>&#8220;Kami akan memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku,&#8221; ujar Kolonel Eko.</p>
<p>Ketiga korban, yaitu Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto, dan Bripda M. Ghalib Surya Ganta, gugur di lokasi kejadian akibat luka tembak. Peristiwa ini telah memicu duka mendalam di kalangan kepolisian dan masyarakat.</p>
<p>Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menyampaikan belasungkawa atas kejadian ini dan mendesak agar pelaku dihukum berat.</p>
<p>&#8220;Kejadian ini harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk mencegah insiden serupa di masa depan,&#8221; tegas Sahroni.</p>
<p>Pihak TNI dan Polri berkomitmen untuk bekerja sama dalam menyelesaikan kasus ini secara transparan dan adil. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap dari insiden ini.</p>
<p>(Red/Bhr).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/penangkapan-anggota-tni-pelaku-penembakan-3-polisi-di-lampung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inilah Polisi Kita! Hanya Sangsi Demosi Anggota Terkait Kasus Pemerasan Terhadap Penonton DWP</title>
		<link>https://nataindonesia.com/inilah-polisi-kita-hanya-sangsi-demosi-anggota-terkait-kasus-pemerasan-terhadap-penonton-dwp/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/inilah-polisi-kita-hanya-sangsi-demosi-anggota-terkait-kasus-pemerasan-terhadap-penonton-dwp/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 05:49:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Citra polri]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[kasus polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi peras penonton DWP]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=6277</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com • Jakarta, 8 Januari 2025 &#8211; Seorang anggota Polri berpangkat Briptu berinisial D telah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> • Jakarta, 8 Januari 2025 &#8211; Seorang anggota Polri berpangkat Briptu berinisial D telah dijatuhi hukuman demosi selama lima tahun akibat keterlibatannya dalam kasus pemerasan penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024. Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Erdi Adrimulan Chaniago, dalam keterangannya di Mabes Polri menyampaikan bahwa keputusan diambil setelah sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar di Mabes Polri.</p>
<p>&#8220;Yang bersangkutan dikenakan putusan sidang KKEP, mutasi bersifat demosi selama lima tahun.&#8221; Ujarnya, rabu (08/01/2025).</p>
<p>Briptu D terbukti melakukan pemerasan terhadap penonton konser DWP, baik warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI), yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Dalam proses pemeriksaan, Briptu D meminta uang sebagai imbalan untuk pembebasan atau pelepasan penonton tersebut.</p>
<p>Selain hukuman demosi, Briptu D juga dikenakan sanksi administratif berupa penempatan dalam tempat khusus (patsus) selama 20 hari, serta diwajibkan meminta maaf secara lisan di hadapan sidang KKEP dan secara tertulis kepada pimpinan Polri. Briptu D juga harus mengikuti pembinaan rohani, mental, dan pengetahuan profesi selama satu bulan.</p>
<p>Briptu D terlibat bersama 18 anggota polisi lainnya dalam kasus pemerasan terhadap penonton yang diduga membawa narkoba saat konser DWP di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 13-15 Desember 2024, akan tetapi alih-alih memberantas narkoba para polisi itu malah meminta uang pembebasan kepada penonton yang ditangkap.</p>
<p>Briptu D dikenakan Pasal 13 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 5 ayat (1) huruf b, Pasal 5 ayat (1) huruf c, Pasal 12 huruf b Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.</p>
<p>(Red/Bhr).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/inilah-polisi-kita-hanya-sangsi-demosi-anggota-terkait-kasus-pemerasan-terhadap-penonton-dwp/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
