<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Astronomi &#8211; Nata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://nataindonesia.com/tag/astronomi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<description>Narasi Kita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 Oct 2024 04:05:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/nata-indonesia-32x32.png</url>
	<title>Astronomi &#8211; Nata Indonesia</title>
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa Indonesia Urai Astronomi Islam pada World Space Week 2024 di Arab Saudi</title>
		<link>https://nataindonesia.com/mahasiswa-indonesia-urai-astronomi-islam-pada-world-space-week-2024-di-arab-saudi/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/mahasiswa-indonesia-urai-astronomi-islam-pada-world-space-week-2024-di-arab-saudi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 Oct 2024 04:05:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=5835</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com &#8211; Andi Muhammad Akhyar, mahasiswa Indonesia asal Soppeng Sulawesi-Selatan, mempresentasikan posternya dengan topik Islamic...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> &#8211; Andi Muhammad Akhyar, mahasiswa Indonesia asal Soppeng Sulawesi-Selatan, mempresentasikan posternya dengan topik Islamic Astronomy (Astronomi Islam) pada acara WORLD SPACE WEEK 2024 atau pekan angkasa dunia 2024. Kegiatan ini diadakan pada hari Senin dan Selasa, 7 dan 8 Oktober 2024 di King Faisal Conference Center King Abdulaziz University (KAU), Arab Saudi.</p>
<p>Space Week merupakan ajang presentasi gagasan/hasil penelitian astronomi sekaligus memperkenalkan astronomi kepada masyarakat umum. Pada hari pertama, hadir astronaut wanita pertama dunia Arab bernama Rayyana Barnawi beserta Profesor, Doktor, dan para pejabat kampus KAU. Rayyana diundang untuk menceritakan pengalamannya saat terbang keluar angkasa pada Mei 2023 yang lalu.</p>
<p>Akhyar yang merupakan mahasiswa program Doktor Astronomi di kampus tersebut mempresentasikan sekaligus mempromosikan Astronomi Islam dihadapan Astronaut dan peserta yang hadir. Beliau menjelaskan bahwa Astronomi Islam merupakan kajian Astronomi yang terkait dengan Ibadah dalam syariat Islam.</p>
<p>&#8220;Setidaknya, ada empat pokok bahasan dalam Astronomi Islam, yaitu penentuan arah kiblat, waktu-waktu salat, bulan -bulan Islam, dan Ibadah saat gerhana&#8221;, jelas Akhyar.</p>
<p>Peserta yang hadir memberikan tanggapan positif dan mengapresiasi penampilan dosen Fisika UNG tersebut. Ini dibuktikan dengan antusiasme peserta untuk mendengarkan presentasi dan bertanya setelahnya. Salah satu yang memberikan tanggapan adalah astronaut Rayyana. Beliau menekankan pentingnya pembuatan aplikasi arah kiblat dan waktu sholat bagi para astronaut saat mereka di luar angkasa.</p>
<p>Akhyar yang dikonfirmasi setelah kegiatan merasa senang bisa mempresentasikan dan mempromosikan Astronomi Islam di hadapan Astronaut, ilmuan, dan masyarakat umum. &#8220;Semoga Allah terima sebagai amal ibadah dan berkahi agar bermanfaat untuk umat&#8221;, harap beliau.</p>
<p>Reporter: Radhiyah Hamid</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/mahasiswa-indonesia-urai-astronomi-islam-pada-world-space-week-2024-di-arab-saudi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NASA Luncurkan Roket Elektron Pertama, Bawa Misi Virginia is for Launch Lovers</title>
		<link>https://nataindonesia.com/lihat-nasa-luncurkan-roket-elektron-pertama-bawa-misi-virginia-is-for-launch-lovers/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/lihat-nasa-luncurkan-roket-elektron-pertama-bawa-misi-virginia-is-for-launch-lovers/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 07:32:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Astronomi]]></category>
		<category><![CDATA[Luar angkasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=3704</guid>

					<description><![CDATA[Nata Indonesia &#8211; Fasilitas Penerbangan Wallops NASA akan menjadi tuan rumah dan mendukung peluncuran roket...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nata Indonesia</strong> &#8211; Fasilitas Penerbangan Wallops NASA akan menjadi tuan rumah dan mendukung peluncuran roket Elektron pertama Rocket Lab USA dari Virginia pada hari Senin, menerangi langit untuk penonton di Pantai Timur.</p>
<p>Misi yang diberi nama &#8220;Virginia is for Launch Lovers&#8221; dijadwalkan meluncur pada pukul 6 sore dari Launch Complex 2 di Pelabuhan Antariksa Regional Mid-Atlantic Virginia Space di Pulau Wallops.</p>
<p>Roket Elektron setinggi 59 kaki, memiliki diameter 3,9 kaki dan terbuat dari komposit karbon, menurut situs web Rocket Lab.<br />
Untuk peluncuran perdananya dari Wallops Island, roket tersebut akan menyebarkan satelit pemantauan frekuensi radio untuk HawkEye 360, sebuah perusahaan analitik geospasial Amerika yang berbasis di Herndon, Virginia.</p>
<p>NASA mengatakan di situs webnya bahwa jendela peluncuran untuk misi Rocket Lab adalah dari pukul 6-8 malam, dengan hari peluncuran berikutnya dijadwalkan untuk keadaan yang tidak terduga.</p>
<p>&#8220;Dengan misi ini, NASA membantu mendorong pertumbuhan ekonomi ruang angkasa rendah dan melanjutkan sejarah dukungan Wallops selama 35 tahun untuk industri peluncuran komersial,&#8221; kata NASA, dilansir Foxnews (16/1).</p>
<p>Jika cuaca memungkinkan, peluncuran dapat dilihat oleh penonton di sebagian besar Pantai Timur.</p>
<p>Sejak awal, roket Electron telah menjadi bagian dari 32 peluncuran, dan mengerahkan 152 satelit, dari tiga landasan peluncuran khusus dan dengan kendaraan peluncuran kecil yang dapat digunakan kembali.</p>
<p>Rocket Lab akan menyediakan webcast peluncuran langsung, yang akan dimulai 40 menit sebelum peluncuran. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/lihat-nasa-luncurkan-roket-elektron-pertama-bawa-misi-virginia-is-for-launch-lovers/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
