Harmoni Perbedaan Bhakti Sosial FKUB Sumenep
Nata Indonesia – Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sumenep melakukan bhakti sosisial (Baksos) bagi-bagi 200 sembako di Aula Makodim 0827 Sumenep. Penerima sembako menyesar masyarakat lintas agama, yakni muslim dan non muslim pada, Rabu 22 November 2023.
Kegiatan ini merupakan rangkain usai acara silaturahim bersama pengurus FKUB se-Madura pada hari yang sama. Digelar di aula meeting HK Sumenep.
Ketua FKUB Sumenep, Gus Qusyairi Zaini dalam sambutannya menyampaikan, tujuan baksos ini sebagai media silaturahim antar umat beragama, sekaligus untuk mengimplementasikan nilai-nilai kasih sayang kepada sesama manusia yang menjadi ajaran semua agama.
“Para pemeluk agama seharusnya selalu menumbuhkan dan merawat cinta kasih itu kepada sesama manusia sehingga tercipta kehidupan yg harmoni, rukun dan damai. Dalam Islam, cinta kasih kepada sesama menjadi syarat diraihnya cinta Tuhan bagi hambanya. Seperti yang kutipan ini _innama yarhamu Allahu min ‘ibadihi ar-ruhamaa’_ sedangkan Dalam Yohanes 15:12, Yesus berpesan _“Saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu” urainya.
Gus Qusyairi berharap, baksos samacam itu bisa terus merawat kerukunan antar agama di tengah masyarakat. Terlebih, sambungnya, saat tensi politik 2024 mulai naik. Persatuan harus tetap utuh dan tidak dirusak oleh hal-hal yg berbau politik — “Perbedaan jangan sampai menjadi alasan untuk melahirkan perpecahan, kita harus tetap berpegang teguh pada prinsip Bhineka Tunggal Ika,” tegasnya.
Kata Gus Qusyairi, baksos ini merupakan salah satu program kerja FKUB Sumenep yang diselenggarakan setiap tahun. Namun kini tengah direncanakan bakal diubah menjadi setiap enam bula sekali.
“Saya berharap semoga bisa mengadakan baksos setiap enam bulan sekali, saya berharap nanti ada dukungan dari instansi terkait atau dari donatur,” katanya.
Rangkai acara FKUB Sumenep kali ini dibuka dengan do’a bersama lintas agama, dipimpin oleh masing-masing tokoh agama. Di antaranya, Pendeta Yusuf (Kristen), Romo Kornilus Kopong (Katholik), Koh Sugiyanto (Buddha), Imam Santoso (Kong Hu Chu), K. Ahmad Suyuti (Islam). (mud/red)