<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>News &#8211; Nata Indonesia</title>
	<atom:link href="https://nataindonesia.com/category/news/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<description>Narasi Kita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Mar 2026 07:39:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.3</generator>

<image>
	<url>https://nataindonesia.com/wp-content/uploads/2022/12/nata-indonesia-32x32.png</url>
	<title>News &#8211; Nata Indonesia</title>
	<link>https://nataindonesia.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mitra SPPG di Sumenep Dapat Ancaman dari Oknum Wartawan LSM Jualan Anak Yatim!</title>
		<link>https://nataindonesia.com/mitra-sppg-di-sumenep-dapat-ancaman-dari-oknum-wartawan-lsm-jualan-anak-yatim/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/mitra-sppg-di-sumenep-dapat-ancaman-dari-oknum-wartawan-lsm-jualan-anak-yatim/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Mar 2026 07:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Makan bergizi]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan Bergizi]]></category>
		<category><![CDATA[MBG Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[SPPG Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7926</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com &#8211; Salah satu mitra atau pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumenep...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> &#8211; Salah satu mitra atau pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sumenep mengaku mendapat nada ancaman dari oknum wartawan LSM. Mitra ini diminta untuk menyumbang pada acara yang bakal di gelar media wartawan LSM tersebut.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak menyumbang katanya jangan salahkan jika ada pemberitaan citra miring. Memang tidak disebutkan gamblang namun pesan eksplisit dalam bahasanya mengarah ke ancaman demikian,&#8221; kata Mitra SPPG kepada Nataindonesia.com, pada Kamis Maret 2026, di Sumenep.</p>
<p>Mitra SPPG ini namanya enggan disebutkan karena takut jadi masalah panjang. &#8220;Tolong jangan sebut nama, saya cuma kesel saja sama oknum seperti ini, kami siap membantu hal yang berkaitan dengan program program sosial, namun harus paham etika dan kode etik&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, pihaknya terbuka bagi semua kalangan masyarakat yang butuh bantuan dalam kegiatan sosial apapun. Lebih lebih di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah. &#8220;Hitung hitung sebagai amal serta sekalian mempererat jalinan kebersamaan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Media (wartawan), sambungnya, mestinya menjadi penggerak edukasi, penyajian informasi yang mendidik serta kreatif. Pasalnya, wartawan bakal bernilai jika gagasan dan ide idenya mampu memberikan stimulus perubahan bagi masyarakat pada umumnya.</p>
<p>&#8220;Coba tawarkan ke kami apa ide dan gagasannya yang sekiranya bisa membantu program MBG ini semakin berjalan dengan baik sesuai harapan presiden. Kan jelas tuh tujuan MBG salah satunya mendongkrak ekonomi daerah,&#8221; urainya.</p>
<p>Oknum wartawan LSM yang dikayan telah memberikan nada ancaman tidak etis tersebut semula juga telah mengirimkan surat permohonan bantuan dana untuk kegiatan santunan anak yatim. Seperti surat yang sudah diterima oleh redaksi Nataindonesia.com.</p>
<p>Pengelola SPPG ini menegaskan, pihaknya merasa cukup malu karena ada oknum media mengatasnamakan bantuan anak yatim namun perilakunya jauh dari profesi profesional. &#8220;Jangan jualan nama anak yatim tapi jual gagasan dan ide,&#8221; pungkasnya. (<strong>ari/red</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/mitra-sppg-di-sumenep-dapat-ancaman-dari-oknum-wartawan-lsm-jualan-anak-yatim/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPC HIPMI Sumenep Dukung Jawa Timur Jadi Tuan Rumah Munas HIPMI 2026</title>
		<link>https://nataindonesia.com/bpc-hipmi-sumenep-dukung-jawa-timur-jadi-tuan-rumah-munas-hipmi-2026/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/bpc-hipmi-sumenep-dukung-jawa-timur-jadi-tuan-rumah-munas-hipmi-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Mar 2026 06:27:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[HIPMI]]></category>
		<category><![CDATA[HMI Jatim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7923</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com &#8211; Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Sumenep menyatakan dukungan penuh terhadap pencalonan Badan Pengurus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> &#8211; Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Sumenep menyatakan dukungan penuh terhadap pencalonan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI tahun 2026.</p>
<p>Dukungan tersebut bukan tanpa alasan. Hal itu merupakan representasi aspirasi dan soliditas 38 BPC HIPMI se-Jawa Timur dalam memperkuat langkah BPD HIPMI Jawa Timur untuk menjadi tuan rumah agenda nasional tersebut.</p>
<p>Ketua Umum BPC HIPMI Sumenep, Khomeini Ramadhan, menyatakan bahwa dari aspek kesiapan organisasi, Jawa Timur dinilai layak menjadi tuan rumah Munas XVIII HIPMI.</p>
<p>“Kami melihat Jawa Timur sangat siap, baik dari sisi organisasi, infrastruktur, maupun dukungan pemerintah daerah,” ujarnya, Sabtu (28/02/2026).</p>
<p>Rama, sapaan akrabnya, juga menilai kekuatan ekonomi Jawa Timur ditopang berbagai sektor strategis di daerah, termasuk Kabupaten Sumenep yang berada di ujung timur Pulau Madura.</p>
<p>Sebagai daerah dengan basis agraris yang kuat serta geliat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terus berkembang, Sumenep dinilai siap menunjukkan bahwa Jawa Timur merupakan pusat pertumbuhan ekonomi yang inklusif.</p>
<p>“Kekuatan ekonomi Sumenep bertumpu pada sektor pertanian dan ketahanan UMKM,” jelasnya.</p>
<p>Rama menegaskan, dukungan HIPMI Sumenep ini menjadi penanda bahwa pencalonan Jawa Timur merupakan kehendak bersama dalam mendorong momentum konsolidasi pengusaha muda ke level yang lebih strategis.</p>
<p>Ia optimistis Jawa Timur mampu menghadirkan standar penyelenggaraan Munas terbaik.</p>
<p>“BPC HIPMI Sumenep mengajak seluruh elemen organisasi untuk merapatkan barisan demi membawa marwah HIPMI Jawa Timur ke kancah nasional,” tandasnya.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/bpc-hipmi-sumenep-dukung-jawa-timur-jadi-tuan-rumah-munas-hipmi-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OJK Resmi Pecah Klasifikasi Investor Jadi 27 Subtipe</title>
		<link>https://nataindonesia.com/ojk-resmi-pecah-klasifikasi-investor-jadi-27-subtipe/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/ojk-resmi-pecah-klasifikasi-investor-jadi-27-subtipe/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2026 16:30:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Hasan Fawzi]]></category>
		<category><![CDATA[Klasifikasi Investor]]></category>
		<category><![CDATA[OJK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7919</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memecah klasifikasi investor dari sembilan tipe utama menjadi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> &#8211; Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memecah klasifikasi investor dari sembilan tipe utama menjadi 27 subtipe. Kebijakan ini bertujuan memperkuat transparansi kepemilikan saham sekaligus memenuhi standar indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI).</p>
<p>Anggota Dewan Komisioner OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menghadirkan tingkat pengungkapan yang lebih rinci, terutama terkait beneficial ownership atau pemilik manfaat sebenarnya dari suatu saham.</p>
<p>Sebelumnya, klasifikasi investor dikelompokkan dalam sembilan kategori utama seperti individu, perusahaan efek, dan reksa dana. Dengan skema baru, data yang dikelola Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan diperinci menjadi 27 subtipe agar struktur kepemilikan saham dapat terlihat lebih granular.</p>
<p>“Untuk meyakinkan bahwa ada tingkat transparansi yang lebih rinci dan memenuhi keinginan salah satu index provider global, MSCI, nanti diklasifikasikan lagi dengan subtipe investornya,” ujar Hasan.</p>
<p>Adapun 27 subtipe tersebut mencakup berbagai entitas seperti Private Equity, Trustee Bank, Venture Capital, Government, Sovereign Wealth Fund, Investment Advisors, Brokerage Firms, hingga State Owned Enterprises. Kategori lainnya meliputi Central Bank, International Organization, Cooperatives, Political Parties, Educational Institution, serta sejumlah bentuk badan usaha dan organisasi lainnya.</p>
<p>Selain perincian subtipe, OJK juga akan menyediakan rekapitulasi klasifikasi berdasarkan kemungkinan afiliasi. Data tersebut mencakup porsi kepemilikan saham yang terafiliasi, termasuk oleh direksi, komisaris, maupun entitas pengendali.</p>
<p>Menurut Hasan, ketersediaan data yang jelas menjadi faktor penting bagi MSCI dalam menentukan bobot saham Indonesia dalam indeks global.</p>
<p>“Yang penting mereka punya informasi yang cukup jelas untuk mempertimbangkan apakah akan diikutkan atau tidak dalam perhitungan indeks,” tegasnya.</p>
<p>Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara OJK, Self-Regulatory Organization (SRO), dan perwakilan MSCI pada Senin (2/2/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik, Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat, serta Chief Investment Officer Danantara Pandu Sjahrir.</p>
<p>Saat ini OJK telah menginstruksikan KSEI untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh partisipan pasar modal. Para partisipan nantinya akan mengisi dan melengkapi data investor secara lebih rinci sesuai klasifikasi baru tersebut. (<strong>*/Red</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/ojk-resmi-pecah-klasifikasi-investor-jadi-27-subtipe/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Sumenep Sediakan Mudik Gratis Lebaran 2026 bagi Perantau di Jakarta</title>
		<link>https://nataindonesia.com/pemkab-sumenep-sediakan-mudik-gratis-lebaran-2026-bagi-perantau-di-jakarta/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/pemkab-sumenep-sediakan-mudik-gratis-lebaran-2026-bagi-perantau-di-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 03:19:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[mudik gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7897</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menghadirkan program Mudik Gratis bagi warga yang merantau,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menghadirkan program Mudik Gratis bagi warga yang merantau, khususnya di Jakarta.</p>
<p>Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.</p>
<p>Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, mudik gratis menjadi agenda rutin pemerintah daerah setiap bulan Ramadhan sebagai bentuk kepedulian kepada warganya yang bekerja dan menetap di luar daerah.</p>
<p>“Program ini kami hadirkan agar warga Sumenep yang merantau bisa pulang kampung dengan aman dan nyaman, sehingga dapat merayakan Lebaran bersama keluarga,” ujar Fauzi, Jumat (20/2/2026).</p>
<p>Keberangkatan mudik gratis dijadwalkan pada Sabtu, 14 Maret 2026, pukul 05.30 WIB. Titik kumpul peserta berada di Parkir Timur Selatan Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat.</p>
<p>Peserta mudik akan diberangkatkan menggunakan armada bus dengan tujuan akhir di Pendopo Keraton Sumenep.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan seluruh fasilitas transportasi secara gratis.</p>
<p>Warga yang berminat mengikuti program ini dapat mendaftar melalui narahubung Yadi di nomor 0817-388-378 dengan melampirkan fotokopi atau hasil pindai KTP maupun identitas lain yang membuktikan sebagai warga Kabupaten Sumenep.</p>
<p>Bupati Fauzi berharap program mudik gratis tersebut dapat meringankan beban biaya perjalanan para perantau sekaligus mempererat tali silaturahmi saat Lebaran.</p>
<p>“Kami ingin memastikan masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga tanpa terbebani ongkos perjalanan. Semoga mudik ini membawa kebahagiaan dan memperkuat persaudaraan,” kata dia. (*)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/pemkab-sumenep-sediakan-mudik-gratis-lebaran-2026-bagi-perantau-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arum Sabil Aklamasi Ketua Kwarda, Tokoh Muda Jatim Taruh Harapan Besar</title>
		<link>https://nataindonesia.com/arum-sabil-aklamasi-ketua-kwarda-tokoh-muda-jatim-taruh-harapan-besar/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/arum-sabil-aklamasi-ketua-kwarda-tokoh-muda-jatim-taruh-harapan-besar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2025 13:05:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7890</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com – H.M. Arum Sabil kembali memegang amanah untuk memimpin Gerakan Pramuka Jawa Timur. Ia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> – H.M. Arum Sabil kembali memegang amanah untuk memimpin Gerakan Pramuka Jawa Timur. Ia terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Daerah masa bakti 2025-2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Surabaya, Rabu (10/12/2025).</p>
<p>Keputusan tersebut resmi ditetapkan pada pukul 13.55 WIB, menyusul persetujuan bulat seluruh peserta musda. Pria asal Kabupaten Jember itu pun dipercaya kembali untuk mengemban tugas membina kaum muda Pramuka di Jatim selama lima tahun ke depan.</p>
<p>Ucapan selamat atas terpilihnya Arum Sabil disampaikan oleh Muhammad Romli, salah satu tokoh muda Jawa Timur yang juga menjabat sebagai Ketua Generasi Emas Nusantara (GEN) Jawa Timur. Romli menyampaikan harapan besar untuk kolaborasi membangun generasi penerus.</p>
<p>&#8220;Selamat atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Kak Arum Sabil. Sebagai representasi generasi muda, saya menaruh harapan yang sangat besar ke depan,&#8221; ujar Muhammad Romli.</p>
<p>Lebih lanjut pria yang juga menjadi sekretaris Kwarcab Sumenep, dirinya menekankan pentingnya sinergi strategis antara organisasi kepemudaan dan gerakan pramuka.</p>
<p>&#8220;Pramuka dan GEN harus bersinergi kuat. Keduanya perlu menjadi pilar utama dalam menyangga dan membina peradaban generasi muda Jawa Timur ke depan khusunya di bidang ketahanan pangan,&#8221; pungkas Romli.</p>
<p>Dengan periode baru ini, Pramuka Jawa Timur diharapkan dapat semakin aktif berperan sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan bagi kaum muda di seluruh wilayah provinsi. (**)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/arum-sabil-aklamasi-ketua-kwarda-tokoh-muda-jatim-taruh-harapan-besar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tarbawiyah Santri Al-Amien Prenduan di Legung Timur Ditutup dengan Malam Apresiasi dan Shalawatan</title>
		<link>https://nataindonesia.com/tarbawiyah-santri-al-amien-prenduan-di-legung-timur-ditutup-dengan-malam-apresiasi-dan-shalawatan/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/tarbawiyah-santri-al-amien-prenduan-di-legung-timur-ditutup-dengan-malam-apresiasi-dan-shalawatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 05:33:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7886</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com — Program Khidmah Tarbawiyah santri Al-Amien Prenduan yang berlangsung di Desa Legung Timur, Kecamatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> — Program Khidmah Tarbawiyah santri Al-Amien Prenduan yang berlangsung di Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, resmi ditutup melalui Malam Anugerah &amp; Apresiasi di Yayasan Al-Mas’udi, Kamis (20/11). Acara penutupan tersebut dirangkaikan dengan gelaran Al-Mas’udi Bershalawat sebagai ungkapan syukur atas selesainya rangkaian kegiatan pengabdian.</p>
<p>Program Tarbawiyah di Legung Timur menjadi salah satu titik pelaksanaan dari agenda pengabdian santri Al-Amien Prenduan tahun ini, dengan fokus pembinaan pendidikan keagamaan, pendampingan belajar, kegiatan sosial, serta penguatan nilai-nilai karakter masyarakat dan santri.</p>
<p>Ketua Yayasan Al-Mas’udi, Khairul Ibad, menyampaikan apresiasi kepada para santri dan panitia yang telah menjalankan kegiatan selama beberapa waktu di desa tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami menyampaikan terima kasih kepada para santri yang telah mengabdi, berbagi ilmu, dan berinteraksi dengan masyarakat Legung Timur. Program ini bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi bagian dari pendidikan karakter dan pengalaman lapangan bagi para peserta,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sepanjang pelaksanaan, santri berkolaborasi dengan pihak yayasan dan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan, di antaranya pembelajaran keagamaan, penguatan budaya lokal, pelatihan nilai-nilai sosial, serta program kepemudaan.</p>
<p>Dalam acara penutupan, penyelenggara memberikan apresiasi kepada:</p>
<p>1. Pengasuh dan Pengurus Yayasan Al-Mas’udi selaku fasilitator kegiatan<br />
2. Masyarakat Legung Timur yang menerima para santri dengan dukungan penuh<br />
3. Seluruh peserta Tarbawiyah yang berkontribusi dalam pelaksanaan program</p>
<p>Acara ditutup dengan pembacaan shalawat dan doa bersama, diikuti harapan agar kerja sama antara santri dan masyarakat dapat berlanjut di masa mendatang. (**)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/tarbawiyah-santri-al-amien-prenduan-di-legung-timur-ditutup-dengan-malam-apresiasi-dan-shalawatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FKMBD Desak Pemerintah Kecamatan Ambunten Perkuat Pengawasan Kebijakan Lingkungan Desa</title>
		<link>https://nataindonesia.com/fkmbd-desak-pemerintah-kecamatan-ambunten-perkuat-pengawasan-kebijakan-lingkungan-desa/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/fkmbd-desak-pemerintah-kecamatan-ambunten-perkuat-pengawasan-kebijakan-lingkungan-desa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fathor Rosy]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 12:09:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Ambunten Timur]]></category>
		<category><![CDATA[FKMBD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Kecamatan Ambunten]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7879</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com – Forum Komunikasi Mahasiswa Barat Daya (FKMBD) mendesak Pemerintah Kecamatan Ambunten untuk meningkatkan pengawasan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> – Forum Komunikasi Mahasiswa Barat Daya (FKMBD) mendesak Pemerintah Kecamatan Ambunten untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap kebijakan lingkungan di tingkat desa. Desakan ini menyusul kembali terjadinya genangan air akibat hujan deras di sekitar Kantor Kecamatan dan Puskesmas Ambunten Timur, pada Ahad (9/11/2025), yang dinilai sebagai dampak dari penanganan sampah dan drainase yang tidak optimal.</p>
<p>Menurut Koordinator FKMBD Kecamatan Ambunten, Toifur Rahman, persoalan sampah dan sistem kebersihan di wilayah tersebut telah berlangsung lama tanpa penanganan yang serius. Ia menekankan bahwa pihak kecamatan perlu mengambil peran lebih dari sekadar fungsi administratif.</p>
<p>“Kecamatan harus hadir aktif sebagai pengawas kebijakan desa. Penumpukan sampah di Ambunten Timur adalah cerminan dari lemahnya kontrol dari tingkat atas,” tegas Toifur.</p>
<p>Toifur juga menyoroti beberapa titik kritis, seperti lapangan sepak bola Ambunten dan area sekitar jembatan dekat pabrik air Abilaist, yang telah menimbulkan dampak ekologis serius. Ia menyayangkan bahwa laporan dan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan FKMBD beberapa bulan sebelumnya belum ditindaklanjuti dengan perubahan yang signifikan.</p>
<p>Sementara itu, Koordinator FKMBD Sumenep, Nuril Auzar, menambahkan bahwa genangan yang berulang bukan semata-mata persoalan cuaca, melainkan indikasi kelemahan tata kelola lingkungan di tingkat lokal.</p>
<p>“Ini adalah teguran ekologis. Kecamatan memiliki wewenang untuk melakukan evaluasi dan pendampingan berjenjang. Jika fungsi ini tidak dijalankan, visi pembangunan desa bisa mandek,” ujar Nuril.</p>
<p>Nuril menegaskan, Pemerintah Kecamatan perlu memperketat monitoring dan konsep pelaksanaan kebijakan desa, khususnya dalam pengelolaan sampah dan sistem drainase.</p>
<p>Sebagai penutup, FKMBD merekomendasikan langkah-langkah konkret, termasuk pemantauan lapangan secara rutin, evaluasi kebijakan lingkungan desa, serta mendorong kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah desa dan masyarakat.</p>
<p>“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas desa, melainkan juga tanggung jawab kecamatan sebagai penentu arah pembangunan wilayah,” pungkas Nuril Auzar.<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_251109_185642_092.sdocx--></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/fkmbd-desak-pemerintah-kecamatan-ambunten-perkuat-pengawasan-kebijakan-lingkungan-desa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Didemo Dekam: DPRD Sumenep dan Kantong Proyek Banjir </title>
		<link>https://nataindonesia.com/didemo-dekam-dprd-sumenep-dan-kantong-proyek-banjir/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/didemo-dekam-dprd-sumenep-dan-kantong-proyek-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2025 12:38:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[proyek banjir sumenep]]></category>
		<category><![CDATA[RS BHC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7875</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com – Aksi protes mahasiswa kembali mengguncang gedung DPRD Sumenep. Puluhan aktivis yang tergabung dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> – Aksi protes mahasiswa kembali mengguncang gedung DPRD Sumenep. Puluhan aktivis yang tergabung dalam Distrik Gerakan Mahasiswa Sumenep (Dekam Sumenep) menuntut pertanggungjawaban DPRD atas <a href="https://nataindonesia.com/proyek-pengendali-banjir-rp-25-miliar-di-sumenep-diduga-sarat-korupsi-mahasiswa-bakal-turun-aksi/">proyek pengendalian banjir di sekitar Rumah Sakit BHC</a> yang diduga menjadi “kantong proyek” kepentingan politik dan korporat.</p>
<p>Aksi yang berlangsung pada Senin, 3 November 2025, itu menyoroti lemahnya pengawasan DPRD terhadap proyek-proyek Dinas PUTR, termasuk dugaan penyimpangan pada proyek sebelumnya. Para mahasiswa menilai, program yang seharusnya menjadi solusi bagi masyarakat justru terkesan sarat kepentingan dan mengabaikan penderitaan warga terdampak banjir.</p>
<p>“Kami sudah dua kali mengirim surat audiensi, tapi tidak direspons.<a href="https://nataindonesia.com/proyek-banjir-di-sekitar-rs-bhc-diduga-jadi-ladang-politisasi-apbn/"> Proyek pengendalian banjir di sekitar BHC</a> jelas lebih berpihak pada korporat, bukan rakyat. Sementara masyarakat tetap tenggelam dalam masalah yang sama. DPRD harus sadar, mereka dipilih untuk bekerja bagi rakyat, bukan untuk mengelola proyek,” tegas Koordinator Lapangan, Moh. Ibnu Al Jazary, dalam orasinya.</p>
<p>Nada serupa disampaikan Moh. Iskil El Fatih, Koordinator Distrik Gerakan Mahasiswa Sumenep. Ia menuding DPRD seolah menutup mata terhadap potensi penyimpangan. “Jika DPRD masih menyembunyikan fakta atau menunda tindak lanjut, kami pastikan akan turun lagi. Banjir bukan sekadar proyek, tapi soal nyawa dan harapan rakyat yang diabaikan,” ujarnya.</p>
<p>Dalam pertemuan dengan Komisi III DPRD Sumenep, yang dipimpin M. Muhri, S.Th.I, mahasiswa akhirnya menyerahkan lima poin tuntutan utama, antara lain:</p>
<p>1. Mendesak DPRD memperkuat pengawasan terhadap seluruh proyek infrastruktur yang berisiko bagi keselamatan warga, sesuai mandat konstitusi dan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>2. Menuntut transparansi penuh dalam proyek pengendalian banjir di RS BHC dan proyek PUTR sebelumnya.</p>
<p>3. Mengusut dugaan politisasi proyek yang hanya menguntungkan pihak tertentu.</p>
<p>4. Menindaklanjuti proyek PUTR di Desa Gunggung dengan laporan publik terbuka.</p>
<p>5. Melakukan reformasi total pengelolaan proyek infrastruktur melalui audit independen dan sistem akuntabilitas menyeluruh.</p>
<p>Dekam Sumenep menilai aksi ini bukan sekadar kritik, tetapi peringatan keras bagi DPRD agar tidak menjadikan banjir sebagai “lumbung proyek”. Ketidakseriusan dewan dalam menindaklanjuti aspirasi rakyat, menurut mereka, akan menjadi bahan bakar bagi gelombang aksi berikutnya. (<strong>Ros/Red</strong>)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/didemo-dekam-dprd-sumenep-dan-kantong-proyek-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DKPP Sumenep Salurkan Bibit Jagung RK457 untuk 655 Kelompok Tani</title>
		<link>https://nataindonesia.com/dkpp-sumenep-salurkan-bibit-jagung-rk457-untuk-655-kelompok-tani/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/dkpp-sumenep-salurkan-bibit-jagung-rk457-untuk-655-kelompok-tani/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 05:27:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[DKPP Sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7864</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kabupaten Sumenep menyalurkan bibit jagung varietas unggul...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPP) Kabupaten Sumenep menyalurkan bibit jagung varietas unggul RK457 kepada 655 kelompok tani. Langkah ini bukan sekadar distribusi benih, melainkan strategi pembangunan sektor pertanian yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.</p>
<p>Penyerahan simbolis berlangsung di kantor BPP Manding, Senin (27/10). Acara tersebut dipimpin Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., dan turut disaksikan Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, sebagai representasi Pemerintah Daerah dalam mendorong semangat baru pertanian Sumenep.</p>
<p>Momentum ini seakan menjadi alarm optimisme bagi petani memasuki musim tanam. RK457, yang dikenal dengan keunggulan produktivitasnya, dipandang sebagai “amunisi awal” untuk menantang fluktuasi hasil panen dan cuaca yang semakin tidak menentu.</p>
<p>Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menegaskan bahwa program ini merupakan mandat langsung Bupati Sumenep, sekaligus cermin keberpihakan Pemkab terhadap petani sebagai tulang punggung ekonomi daerah.</p>
<p>“Program ini adalah bentuk keberpihakan Pemkab Sumenep kepada petani. Bibit unggul RK457 ini menjadi modal awal yang berkualitas untuk menyambut musim tanam, dengan harapan hasil panen dan pendapatan mereka meningkat,” tegasnya.</p>
<p>Lebih dari sekadar menyalurkan benih, pemerintah daerah ingin menunjukkan bahwa pertanian Sumenep tidak dibiarkan berjalan dengan pola lama. Ada dorongan inovasi, transformasi, dan percepatan agar sektor pangan tetap tangguh menghadapi tantangan zaman.</p>
<p>Bantuan bibit ini merupakan tindak lanjut proposal DKPP kepada Pemerintah Pusat, yang selama ini menjadi kanal sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus memperluas daya saing pertanian Sumenep.</p>
<p>Untuk memastikan kualitas benih berada pada standar unggul, DKPP menggandeng PT WINMAR sebagai penyedia bibit. Kolaborasi ini diharapkan memberi jaminan mutu sehingga petani memperoleh hasil optimal, bukan sekadar formalitas program musiman.</p>
<p>Harapannya, bibit ini bukan hanya tumbuh menjadi tanaman produktif di lahan petani, tetapi juga menjadi simbol perubahan: bahwa pertanian Sumenep mampu berlari lebih jauh, lebih modern, dan lebih berpihak pada kesejahteraan pelaku utamanya. (***)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/dkpp-sumenep-salurkan-bibit-jagung-rk457-untuk-655-kelompok-tani/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hanguskan Lima Toko di Kecamatan Ganding, Kerugian Rp1,5 Miliar</title>
		<link>https://nataindonesia.com/kebakaran-hanguskan-lima-toko-di-kecamatan-ganding-kerugian-rp15-miliar/</link>
					<comments>https://nataindonesia.com/kebakaran-hanguskan-lima-toko-di-kecamatan-ganding-kerugian-rp15-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nata]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2025 07:39:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa sumenep]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nataindonesia.com/?p=7854</guid>

					<description><![CDATA[Nataindonesia.com — Rilis Polres Sumenep menginformasikan, kebakaran hebat melanda deretan pertokoan di Dusun Larangan, Desa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nataindonesia.com</strong> — Rilis Polres Sumenep menginformasikan, kebakaran hebat melanda deretan pertokoan di Dusun Larangan, Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Kamis (23/10/2025) pagi. Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu toko onderdil, dan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya.</p>
<p>Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh warga setempat, yang melihat kepulan asap tebal dari toko onderdil milik Ahmad Izzi (35), warga Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding. Warga bersama saksi lain berusaha membuka toko yang masih tertutup dan berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas datang.</p>
<p>Kebakaran tersebut juga menghanguskan empat toko lain milik Umar (40), pemilik toko jamu; Umri (40), pemilik toko sembako; Ilyas (50), pemilik toko sandal; dan Zaihula Anam (40), pemilik toko sembako di lokasi yang sama.</p>
<p>Empat unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Sumenep tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan satu jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 09.00 WIB, dan proses pendinginan selesai pukul 11.00 WIB.</p>
<p>Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.</p>
<p>Dua warga yang menjadi saksi di lokasi adalah Moh. Faris (39) dan H. Moh. Nur (65), keduanya warga Kecamatan Ganding. Hingga kini, aparat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. (**)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://nataindonesia.com/kebakaran-hanguskan-lima-toko-di-kecamatan-ganding-kerugian-rp15-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
